Raih 14 Medali Emas, Samarinda Juara Umum Cabor Gulat

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB-Cabang Olah Raga (Cabor) Gulat Pekan Olah Raga Provinsi VII digelar di Kabupaten Berau berakhir (23/11) kemarin . Suasana kebersamaan ratusan atlet peserta dari 7 kontingen  Kabupaten/Kota berlaga yaitu Berau, Bontang, Samarinda, Paser, Kutim, Kukar dan Mahakam Ulu terlihat jelas dari kegiatan penutupan berlangsung dilokasi pelaksanaan Cabor PJA Sport Center  Jl H Isa III Tanjung Redeb. 

Hasil akhir menetapkan kontingen Gulat Samarinda sebagai juara umum dari keberhasilannya memborong sebanyak 14 medali emas dari 3 kelas dipertandingkan membuat  perolehan skor nilainya tinggi. Dengan rincian  Kelas gaya Grigo mendapat poin 200, kelas Gaya bebas Putra 250 poin dan terakhir Kelas Gaya Bebas Putri sebanyak 235 poin.Adapun rincian lengkap perolehan emas semua kontigen seperti Samarinda 14, Kukar 5, Kutim 4, Paser 2 dan Bontang 1

Menjadi juara umum Kontingen Samarinda diberikan plakat penghargaan dari panitia diserahkan langsung ketua Gulat Berau Wendy Lie Jaya yang juga anggota DPRD Berau tersebut kepada perwakilan 3 atlet Samarinda sesuai katagori kelas diperlombakan.   

Sementara tuan rumah pelaksana kegiatan Kabupaten Berau juga mendapat penghargaan dari panitia untuk katagori Atlet Kontingen Terpavorit. 

Dalam sambutannya Wendy Lie Jaya menyampaikan dari momen kegiatan Porprop ini lahir sang juara-juara  diharapkan dapat lebih mengharumkan prestasi dibidang olah raga. Sebagai tuan rumah Berau disadari banyak kekurangan-kekurangan ditemukan, semua akan dijadikan pengalaman dan pembelajaran berharga, disadari Berau baru pertama kali menjadi tuan rumah untuk kegiatan Porprov dinilai kegiatan untuk kastanya cukup tinggi.

“Semoga kedepan bisa dibenahi, dan barusan juga kami dapat kabar duka meninggalnya  atlit dari kontingen Penajam Paser Utara (PPU) Odi Sanjaya Official Taekwondo mengalami kecelakaan saat perjalanan menuju ke Berau. Sebelum di rujuk ke Tarakan saya sempat berdialog dengan Almahrum dia kakinya kebas dan ternyata saya dapat inpo tulang belakangnya patah,”jelas Mendi Lie Jaya seraya mengajak seluruh peserta Gulat mengheningkan cipta  . (sep/advporpropvii)